1. Saat memulai menangani kasus dilengkapi dengan Kartu Tanda Anggota, Surat Tugas,Pin,Lencana,Topi dan Seragam organisasi.
  2. Telah mendapatkan informasi awal dan data pendukung yang diperoleh dari masyarakat atau atas inisiatif sendiri, dengan memastikan bahwa penanganan kasus tersebut masuk dalam katagori Non Litigasi atau Litigasi.
  3. Melakukan koordinasi dengan Ketua atau dengan sesama pengurus dan meminta pendapat dari Penasehat Hukum dan Pembina.
  4. Mengisi Formulir Surat Pemberitahuan Awal Indentifikasi Masalah (SPAIM)
  5. Melakukan Survey, Monitoring, Invesitigas dan bedah kasus
  6. Melakukan Mediasi / Advokasi sesuai spesifikasi masalah
  7. Jika penanganan kasus bersifat jasa, maka dibuatkan Surat Kuasa dari Klien kepada